Cara Mengenali Penipuan Online


Setiap kostumer dan penjaja suatu saat tentu akan mendatangi penipuan online. Meskipun telah ada tidak sedikit laporan yang memperingatkan kostumer, tetapi masih terdapat keluhan mengenai penipuan yang memakai internet guna menipu semua pembeli tidak bersalah. Bukannya semakin berkurang, tetapi penipuan masa sekarang menjadi semakin canggih.

Terkadang mereka menciptakan website yang paling bagus, tampak resmi dan terpercaya. Memanfaatkan suasana tanpa nama yang disediakan internet, semua penipu ini seringkali menghubungi Anda melewati email dan bersembunyi dibalik layar. Hal sangat baik yang dapat Anda kerjakan untuk mengayomi diri kita sendiri ialah dengan tetap waspada.

Waspadalah bila:

  • kita diminta menunaikan di muka atau ongkos tertentu sebelum kita bertemu atau menandatangani kontrak
  • kita diminta guna mentransfer uang
  • kita diberitahu bahwa “penjual” atau “orang yang menyewakan” berada di luar negeri dan tidak dapat menunjukan properti nya untuk Anda sekarang
  • Anda lantas diminta untuk menyerahkan uang untuk “pengacara” atau “agen” perwakilan mereka
  • Properti yang sama dilisting sejumlah kali dengan nama dan harga yang berbeda

Para pembohong ini tidak menciptakan umpan mereka sendiri, mereka memanfaatkan data listing dan lalu membidik korbannya. Biasanya, mereka mendownload secara ilegal listing online dan memposting ulang sebagai kepunyaan mereka dengan harga yang lebih murah, berpura-pura sebagai agen atau empunya rumah yang menyewakan propertinya. Saat Anda sudah terpancing dengan tawarannya, mereka bakal meminta duit di muka, berpura-pura bahwa duit ini akan dipakai sebagai deposit atau ongkos agen ketika kontraknya sedang dibuat.

Jangan pernah mentransfer di awal! Ini ialah pertanda utama suatu penipuan. Begitu Anda telah ditipu, nyaris tidak barangkali untuk mendapatkan duit Anda kembali. Di skenario yang lebih mencurigakan, mereka bahkan tidak bakal meminta duit tunai tetapi akan meminta kita mentransfer dananya ke seseorang untuk memperlihatkan bahwa Anda dapat membayar properti tersebut.

Karena itu, mohon lah bertemu secara langsung dan cari tahu sebelumnya apakah mereka memiliki lisensi sebagai agen real estate. Ini pun berlaku untuk orang-orang yang memasarkan properti. Jangan beritahu rinci Anda untuk orang yang berada di lokasi jauh dan tidak inginkan bertemu secara langsung. Mereka barangkali saja melulu ingin mempunyai rincian bank Anda.

Beberapa bahkan akan menuliskan bahwa mereka sedang sedang di luar negeri dan karena tersebut tidak dapat menunjukan propertinya untuk Anda – waspadalah. Jangan pernah menandatangani kontrak atau persetujuan sebelum Anda menyaksikan propertinya.

Anda dapat membantu menciptakan marketplace dan portal laksana ini lebih aman. Tetap waspada, bertahanlah dengan budget kita dan tidak jarang kali cari informasi lebih lanjut sebelum kita setuju untuk menunaikan apapun. Saat kita mendeteksi suatu penipuan, segera kontak penjaja atau administrator marketplace tersebut, sampai-sampai listing yang salah dapat segera dihapus dan empunya akun nya dapat dilacak.

Belum ada Komentar untuk "Cara Mengenali Penipuan Online"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel