Penggunaan Lampu Mobil yang Terlalu Terang Juga Dapat Membahayakan


Berkendara saat malam hari tentunya mempunyai bagian positif serta negatif. Bagian positifnya, Anda tidak dipusingkan oleh panas menusuk matahari. Sedang bagian negatifnya, Anda akan hadapi pencahayaan jalan yang hanya terbatas. 

Seringkali, beberapa orang akan mengakali hal itu dengan ganti lampu standard mobilnya dengan lampu yang mempunyai kelvin tambah tinggi. Tidak hanya ganti lampu dengan kelvin yang tambah tinggi, ada pula sebagian orang yang ganti dengan lampu HID. 

Makin tingginya kelvin pada lampu mobil, memang akan membuahkan sinar lampu yang lebih jelas. Sinar lampu itu, umumnya akan condong mempunyai warna putih. Sebaliknya, makin rendahnya kelvin pada lampu mobil, maka membuahkan sinar lampu yang lebih redup dengan cenderung warna sinar berwarna kuning. 

Walau pemakaian kelvin tinggi akan membuahkan sinar yang lebih jelas, tetapi nyatanya hal itu mempunyai bagian negatif. Pemakaian lampu mobil dengan intensif sinar yang tambah tinggi akan berefek negatif pada banyak hal, baik itu untuk kita jadi pengemudi atau pengemudi yang lain. 

Menyilaukan pengemudi dari arah bersimpangan 

Pasti hal penting yang akan terimbas pada pemakaian lampu dengan intensif sinar tinggi ialah pemakai jalan dari arah bersimpangan. Mereka akan berasa silau serta terusik visibilitas-nya. 

Dalam kerangka lampu yang intensif cahayanya tinggi sekali seperti HID atau kelvin yang tinggi, akan menyilaukan orang dari arah bersimpangan. Visibilitas orang itu akan terusik bahkan juga bisa menyebabkan pengemudi lain itu jadi menabrak. 

Pemakaian lampu dengan intensif sinar yang tinggi bisa menyebabkan pada kebutaan sekejap atau blur buat pemakai jalan dari arah bersimpangan. 

Visibilitas hanya terbatas waktu hujan lebat 
Walau pemakaian lampu dengan intensif sinar tinggi akan berguna pada penerangan pada malam hari, lampu dengan intensif sinar tinggi mempunyai kekurangan penerangan waktu keadaan hujan di siang hari. 

Lampu berwarna putih itu jika hujan lebat serta kabut, ia tidak terlihat. Karena itu rata-rata lampu kabut itu berwarna kuning. 

Menyebabkan mika lampu menguning 

Tidak hanya akan berefek jelek buat pengemudi tersebut serta pengemudi lain, pemakaian lampu dengan intensif sinar yang tinggi berefek pada reflektor serta mika lampu tersebut. 

Ukuran kelvin lampu pada mobil standard telah sesuai dengan kemampuan dari reflektor serta mika lampu tersebut. Jadi, bila ganti bohlam lampu dengan kelvin yang tambah tinggi, di kuatirkan bisa memunculkan suhu panas berlebihan pada reflektor serta bisa mengakibatkan terbakar. 

Diluar itu, panas yang dikarenakan oleh pemakaian lampu dengan intensif kelvin tinggi, dapat mengakibatkan mika lampu jadi gampang kotor serta menguning. 

Jadi jika itu (bohlam lampu) ditukar dengan kelvin yang tinggi, di kuatirkan kelak reflektor-nya menghangat serta dapat terbakar. Belum juga, bisa membuat mika lampu jadi gampang buram serta menguning. 

Lebih baik memberikan tambahan lampu kabut buat kendaraan yang belum diperlengkapi lampu kabut dibanding ganti bohlam lampu dengan intensif sinar yang tinggi. 

Semestinya turuti ketetapan yang dari pabrik, kalaulah ingin naikkan mungkin jangan begitu tinggi. Lihat batas maximum menambahkan kelvinnya. Justru semestinya memberikan tambahan lampu kabut saja dibanding meningkatkan intensif sinar lampu penting. 

Kadang ada banyak mobil yang belum diperlengkapi oleh lampu kabut, tetapi sudah disiapkan tempat serta instalasi listrik untuk pemakaian lampu kabut itu. 

Lebih baik justru lebih lampu kabut saja. Sebab lampu kabut itu kan sifatnya penambahan equipment. Kan kadang ada banyak mobil yang belumlah ada tuch, nah lebih hanya itu. 

Untuk memakai lampu kabut juga tidak dapat asal-asalan, merujuk Undang-Undang nomer 55 tahun 2014 masalah 34 ayat 1 diterangkan jika tiap kendaraan dibolehkan memakai lampu kabut penambahan dengan optimal 2 buah. 

Sedang pada ayat kedua-duanya diterangkan, jika batas paling tinggi penyinaran lampu kabut itu tidak bisa tambah tinggi dari batas penyinaran lampu penting dekat. Ketinggian tempat lampu itu, pun tidak bisa lebih dari 800 mm, dengan pinggir terluar penyinaran, tidak kurang dari 400 mm dari bagian terluar kendaraan. 

Semestinya, mengatur serta tujukan konsentrasi lampu ke tubuh jalan serta jangan ke depan.

Belum ada Komentar untuk "Penggunaan Lampu Mobil yang Terlalu Terang Juga Dapat Membahayakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel