Memahami Lebih Lanjut Tentang Diabetes Pada Anak

Memahami-Lebih-Lanjut-Tentang-Diabetes-Pada-Anak

Orang menganggap bahwa diabetes hanya terjadi pada orang dewasa, Anda salah besar diabetes pada anak juga marak terjadi. Diabetes yang menyerang anak-anak malah semakin mudah terjadi, mengingat makanan yang di konsumsi cenderung tidak ada batasan. Orang yang terserang penyakit kencing manis adalah mereka yang mempunyai kadar gula darah rendah sehingga menyebabkan sel pada insulin terjadi kerusakan. 

Mendeteksi Diabetes Pada Anak Melalui Gejala yang Terjadi 

Diabetes yang menular pada anak-anak hingga saat ini belum bisa dicegah sekalipun orang dewasa. Peranan sebagai orang tua adalah hal penting yang harus di miliki. Anak-anak perlu di awasi, mulai dari makanan, kegiatan hingga pola hidupnya. Meskipun belum bisa di atasi, Anda bisa mengantisipasi dengan memahami setiap gejala diabetes pada anak. Berikut adalah beberapa gejala yang bisa Anda ketahui tentang diabetes, 

1. Merasa lapar setiap saat 

Orang tua pasti senang ketika anak-anaknya selalu makan karena masih dalam proses pertumbuhan. Tapi apakah wajar jika setiap 2 jam sekali mereka sudah merasa lapar lagi? Itulah yang perlu di waspadai. Istilah ini bisa disebut sebagai polifagi atau keadaan dimana seseorang ingin selalu makan meskipun sudah makan sebelumnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pertama karena kadar insulin pada tubuh masih kurang sehingga menyebabkan kadar gula tidak mampu di proses menjadi energi. 

2. Polidipsi 

Tidak hanya makanan, merasakan ingin selalu mengkonsumsi minuman juga berbahaya. Seperti dehidrasi yang berlebihan. Sama dengan sebelumnya bahwa anak-anak Anda merasakan haus setiap saat, ini terjadi karena tidak mampunya tubuh seseorang untuk memproduksi kadar insulin dengan baik sehingga berakibat dehidrasi muncul. 

3. Berat badan menurun drastis 

Diabetes pada anak akan mudah diketahui jika terlihat ada perubahan pada berat badannya yaitu mengalami penurunan yang drastis, padahal pola makan sudah teratur atau istirahat dengan cukup. Akan tetapi kenapa berat badannya semakin turun? Penurunan berat badan ini biasanya terjadi setiap 2 hingga 6 minggu sekali karena tidak mampunya tubuh dalam menyerap kadar gula, sehingga membuat jaringan otot semakin menyusut. 

4. Mudah sekali marah 

Kurangnya energi pada tubuh akan membuat anak-anak merasa kelelahan. Tidak hanya itu biasanya mereka akan mudah sekali marah. Ini terjadi karena kurangnya sebuah nutrisi pada tubuh, sehingga Anda sebagai orang tua harus bisa mengantisipasinya dengan memberikan nutrisi yang lebih pada anak. 

Anak-anak adalah generasi penerus, jika diabetes pada anak semakin mewabah bagaimana masa depan mereka? Bagi Anda sebagai orang tua, luangkanlah waktu untuk putra putri Anda. Perhatikan setiap keinginan yang mereka senangi, jangan lupa untuk memberikan batasan mengenai apa saja yang baik di konsumsi dan yang tidak.

Belum ada Komentar untuk "Memahami Lebih Lanjut Tentang Diabetes Pada Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel